Diposkan dalam Bagasi Esai & Artikel pada November 22, 2008 | 1 Komentar »
: Sebuah esai untuk editorial Jurnal KacaMata Vol. 1, 2008
Mungkin hanya dalam keadaan sunyi dan sendiri. Perenungan atas “kematian”, seringkali menyelinap masuk, secara diam-diam, ke dalam hati dan pikiran kita. Dalam keadaan tersebut kita akan tergetar, sebab dipaksa atau diacukan pada sebuah kenyataan yang secara mutlak tidak bisa kita hindari. Di dunia ini, [...]
Untuk mentranslate bahasa
Diposkan dalam Bagasi Sajak pada November 18, 2008 | Leave a Comment »
sebuah apel
kutebas: “srraakkk!”
dan terbelah (mengatasi) dua
Jogja, 18 Nov 08“
Untuk mentranslate bahasa
Diposkan dalam Bagasi Sajak pada November 13, 2008 | Leave a Comment »
Kamu cantik…
Kamu tampan…
Aku lapar!
Kamu cantik…
Kamu tampan…
Aku lapar!
Kamu cantik…
Kamu tampan…
Aku lapar!
Kamu cantik…
Kamu tampan…
Aku lapar!
Kamu cantik…
Kamu tampan…
Aku lapar!
Kamu cantik…
Kamu tampan…
Aku lapar!
Kamu cantik…
Kamu tampan…
Aku lapar!
Kamu cantik…
Kamu tampan…
Aku lapar!
Aku lapar!
Aku lapar!
-Jetis, 24 Agustus 2008-
Untuk mentranslate bahasa
Diposkan dalam Bagasi Sajak pada November 13, 2008 | Leave a Comment »
lama tak kuhiraukan kau
yang berderap dalam redam ruang kedirian
dan jejakmu…
ah, jejakmu!
terhapus begitu saja oleh tubuhku
yang sering diseret kemalasan
malam ini
kau terjaga geram menentang kesepian
sedang aku
lelah berjaga mengawasi gerak-gerik
bayangan sendiri
dan nafasku…
ah, nafasku!
telah patah setengah
ditinju gelisah
2008
Untuk mentranslate bahasa