Soliloqui Sampit

di sini,

sepuluh tahun yang lalu

mungkin malam tak begini

: begitu tenang

dan mengalun seperti caravansary

kemudian hari-hari tidak seperti gerigi

dan sungai mentaya kembali menjadi dirinya sendiri

seiring dengan kapal dan perahu

yang kembali membawa para pedagang

dan orang-orang yang hanya ingin datang dan ingin pergi

di sini,

sepuluh tahun yang lalu

walet-walet mungkin enggan berkicau seperti pagi tadi

sebab rumah singgahannya sudah habis dilalap api

di tengah mandau dan celurit yang sedang beradu

di sini,

ya,

di sini,

sepuluh tahun yang lalu

rupa dan peristiwa pernah sangat resah dan berdarah

hingga museum kota tidak mau menyimpannya

sebagai benda peninggalan sejarah

Sampit, Mei 2011

Tentang suluhpw

Suluh Pamuji W. lahir di Semarang, 9 Juni 1987. Aktif kuliah dan bergiat di FSB RéTORIKA (Filsafat UGM). Beberapa puisinya pernah dimuat Pontianak Post. Kemudian beberapa esai dan artikelnya lumayan sering menghiasi Buletin di kampusnya, seperti: Jahe, Hitam-Putih dan Ré-Med (RéTORIKA Media). Sementara ini berdomisili di Yogya.
This entry was posted in Bagasi Sajak. Bookmark the permalink.

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s